Tunaikan Sayangmu Sebelum Engkau Mencintai

sumber foto: www.hotel-r.net
Kasih sayang kita pada seseorang yang kita cintai tak bisa setengah-setengah. Harus tulus ikhlas mencintainya karena Allah swt, jika rasa sayang kita setengah-setengah, jangan harap menunggu feedback atau umpan balik yang tulus dan ikhlas dari seseorang yang kita cintai, karena setiap sesuatu yang terlahir, jika kembali, akan sama caranya saat sesuatu itu terlahir. Sederhananya adalah apa yang kita beri itu yang kita terima, apa yang kita buat itu yang akan kita nikmati, dan apa yang kita cari itu yang akan kita temui.

Walau kadar kasih sayang yang dimiliki setiap orang berbeda-beda. Akan tetapi rasanya tetap sama, yaitu menyejukkan, seperti kita saat berada di bawah pepohononan yang rindang, yang daun-daunnya masih kelihatan basah, setelah ditetesi embun. Rasa sejuk inilah yang pasti dimiliki oleh setiap orang, maka jangan heran jika ada orang yang merindukan kasih sayang, berarti Ia sedang kekeringan, ingin disejukkan oleh hembusan kasih sayang kita, yang tercipta dari hati, kemudian berubah menjadi budi pekerti yang indah.

Jadi, dari bebarapa alasan di atas, kita menyandari bahwa dalam menyayangi seseorang yang kita cintai tak boleh setengah-setengah. Darinya itulah kita harus menunaikan sayang kita sebelum mencintai seseorang, karena bila diibaratkan menunaikan rasa sayang pada seseorang adalah rukun percintaan yang harus kita laksanakan, sebelum melangkah ke tangga percintaan, yang bisa saja jaraknya sangat jauh untuk kita jalani, atau lebih. jelasnya, menunaikan sayang adalah syarat awal untuk menjadi pencinta yang wajib dicintai.

Adapun hal-hal yang harus kita lakukan dalam menunaikan sayang adalah tidak pernah berbohong pada diri sendiri. Jika memang kita mencintainya maka katakan sejujurnya karena dari kejujuran itu cinta suci akan tumbuh, berbohong pada diri sendiri juga bermakna sebagai peningkatan kualitas diri, dengan tidak melakukan suatu perbuatan yang sebenarnya melukai diri sendiri, artinya bahwa hasil dari kejujuran akan berbuah pada kasih sayang kita pada seseorang yang kita cintai.

Rasa sayang timbul dari kepesonaan kepada kepribadian sesorang, yang lama ke lamaan timbullah rindu yang menggebu-gebu ketika sesorang yang disayang tak berada di samping kita, tak hadir memberi senyum, tak hadir berbagi tawa, atau sekadar ingin melihat wajahnya yang elok rupawan. Begitulah rasa sayang, sebuah elemen dalam diri seseorang yang mampu mengilusi dunia menjadi taman bunga, semua tampak indah di mata kita jika telah menelan elemen sayang itu ke dalam hati kita, maka berkasih sayanglah.

Serta tunaikan kasih sayang kita, kepada yang dirindukan, bayar semuanya yang di inginkan rindu. Tapi sebenarnya rindu itu tak menginginkan banyak, hanya kepasa
tian dan apa adanya, yang kita punya berikan walau tak banyak seperti senyum tulus dan wajah tulus, itu sudah luar biasa bagi rindu dan teruslah memberinya, karena kesinambungan adalah sebuah kepastian serta itu menjadi bukti bahwa kita memang yakin akan rasa sayang yang kita punya. Untuk itulah bayarlah rasa sayang kita dengan apa adanya karena itulah kejujuran dalam akademi percintaan yang mahal harganya.

Jadi, sekarang mari kita menunaikan sayang kita sebelum mencintai seseorang. Sudah siapkah sayang kita untuk kita ajukan pada cinta yang murni, sudah tidak adakah noda yang mengotori sayang kita, jika masih ada, cinta tak akan sepenuhnya menerimanya, sayang kita tak akan melebur bersama cinta itu, hambar sendiri oleh noda-noda, tak bisa melekat karena noda-noda itu mengantarainya. Maka, tunaikan sayang kita segera.
Previous
Next Post »
13 Komentar
avatar

salam terimakasih atas artikelnya, sangat memotivasi bagi para pembaca.
, salam sukses selalu

Balas
avatar

Widih setiap kata2nya bermakna gan.

Balas
avatar

Oke gan terima kasih atas kunjungannya. Salam dan sukses selalu

Balas
avatar

Biasa saja gan, terima kasih atas kunjungannya. Salam dan sukses selalu

Balas
avatar

Oke gan terima kasih atas kunjungannya. Salam dan sukses selalu

Balas
avatar

keren banget artikelnya gan...

Balas
avatar

Oke gan terima kasih atas kunjungannya. Salam dan sukses selalu

Balas
avatar

Oke gan terima kasih atas kunjungannya. Salam dan sukses selalu

Balas
avatar

Oke gan terima kasih atas kunjungannya. Salam dan sukses selalu

Balas
avatar

Oke gan terima kasih atas kunjungannya. Salam dan sukses selalu

Balas